Sebuah Kisah Klasik Untuk Masa Depan

Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali
Kita berbincang tentang memori di masa itu
Peluk tubuhku usapkan juga air mataku
Kita terharu seakan tidak bertemu lagi

Bersenang-senanglah
Kar’na hari ini yang ‘kan kita rindukan
Di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Kar’na waktu ini yang ‘kan kita banggakan di hari tua

Reff:
Sampai jumpa kawanku
S’moga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Sampai jumpa kawanku
S’moga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan

Bersenang-senanglah
Kar’na hari ini yang ‘kan kita rindukan
Di hari nanti…

Ke: Reff

Mungkin diriku masih ingin bersama kalian
Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian

Notes ku kali ini aku buka dengan sebuah lagu dari Sheila On 7, Band favorit ku……
judulnya sebuah “kisah klasik untuk masa depan”, ak denger lagu ini pas lagi jaga hari jumat kemaren secara tidak sengaja…. pas itu temen2 semua lagi ngomongin tentang masa depan dan masa lalu, gak terasa perjalannan kita semua sebagai seorang dokter sudah hampir selesai. Perjalanan semala 5 tahun lebih, dengan segala halangan rintangan yang ada.
tapi di note ini ak mau konsentrasi pada masa2 koasistensi, dimana masa itu sangat berkesan bagiku.
Disana ak bertemu banyak orang dengan kepribadian yang berbeda-beda, mulai dari yang ultra rajin sampai ultra pato, mulai dari yang Manikom sampe yang antikom, dan lain sebagainya…
yang jelas, ak banyak belajar dari semuanya bagi yang aliran kanan maupun kiri.
Ak juga meras beruntung ada dikelompok ini, dimana tidak ada saling membunuh antar satu teman dengan lainnya, saling menjaga, mem-back up, walopun untuk beberapa oknum tertentu yang tidak sadar diri karena telah dibantu bikin sebel juga, tapi yah itulah hidup dengan orang lain, ada banyak sifat, dan tentu saja kita gak bisa cocok dengan semua, tapi overall, kita merupakan kelompok yang solid.
itu dari segi kerja sama tim-ya, karena menurutku, jadi dokter bukan otak yang utama, tapi kerjasamalah yang utama, apalagi kalo ada dokter yang sampae menjatuhkan temannya sendiri untuk mencapai keinginannya, buat ak, dia pastilah bukan dokter yang baik. menusuk dari belakang, supaya dirinya bisa maju kedepan…. itu dokter bangsat…. yah untunglah di kelompokku gak ada orang seperti itu, ak percaya mereka semua bisa jadi dokter yang baik.
dari segi yang lain, otak, tentu saja jadi dokter juga gak boleh bego!!!!, dan anehnya di kelompokku itu isinya bukan orang bego, semuanya pintar, cuma gak terlihat aja kalo dari luar. setelah kita kenal, kita pasti akan takjub, mereka semua pintar, dalam bidang dan caranya sendiri. that’s great.
yah hari ini satu hari setelah stase ku selesai, ak berpikir, ini bukan akhir, tapi ini awal buat ak dan teman2ku, untuk menghadapi tantangan hidup baru, di dunia nyata, diman kita tidak bisa lagi bergantung dengan orang lain.
Ak bakal terus mengingat masa2 ak koasistensi, mulai dari ujiannya, bolosnya, ngobrol2 gak jelas, dll.
buat semua temanku di kelompok (lali), ak berdoa semoga kita semua menjadi apa yang kita cita2kan, yang pengen cari jodoh cepet dapet jodoh, yang pengen nikah, cepet nikah, yang pengen sekolah lagi, cepet sekolah lagi, yang pengen kerja, cepet dapet kerja, dan lain sebagainya……

kata terakhir di note ini, sukses buat kita semua, semoga kisah kita ini menjadi kisah klasik yang indah dan bisa kita kenang untuk selamanya………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: